Showing posts with label Kemahasiswaan dan HMI. Show all posts
Showing posts with label Kemahasiswaan dan HMI. Show all posts

Wednesday, April 23, 2014

Kuliah Bukan Sekolah: Bagaimana cara belajar yang efektif bagi seorang mahasiswa?

Beberapa perbedaan antara kuliah dengan SMA:
  • Jadwal lebih tidak teratur dibandingkan saat SMA. Jadwal kuliah banyak bolong-bolong, kadang-kadang ada hari yang padat kuliah tapi ada juga hari yang kosong.
  • Harus lebih banyak belajar mandiri, materi tidak disuapi seperti SMA.
  • Kebebasan lebih tinggi. Tidak ada yang akan memarahi seperti di SMA jika Anda tidak kuliah, tidak mengerjakan tugas, bahkan tidak ikut ujian.
  • Gaya mengajar dosen beragam, tidak sehomogen guru di SMA.
  • Hubungan antar teman tidak seerat di SMA.
  • The last but the first mahasiswa itu sudah dianggap dewasa sehingga walaupun bebas memilih tetap harus bertanggung jawab dan konsekuen atas pilihannya.
Pertama ketahui terlebih dahulu apa kamu belajar dengan cara:

  1. AUDITORY -mendengarkan, gampang hafal nada lagu, lebih mengerti kalau diterangkan, suka menggumamkan nada padahal baru dengar, lebih ingat akan suara teman
  2. VISUAL- melihat, gampang hafal syair, lebih mengerti kalau membaca, suka lagu karena syairnya bagus, lebih ingat akan nama teman meskipun panjang berderet-deret
  3. KINESTHETIC- melakukan, gampang hafal gerakan tari, lebih mengerti kalo coba sendiri, suka mencoba hal baru, nggelits (aktif gerak).

Kalau kamu termasuk:
  1. AUDITORY, maka masuklah kuliah dengan rajin, apalagi yang bagian penting, dengerin dosen kamu, JANGAN LANGSUNG SIBUK DICATAT!!! buat aja coretan yang kamu paham & ga makan waktu. JANGAN BOLOS di saat penting, dengerin presentasi.
  2. VISUAL, perhatikan papan, catat yang digoreskan dosen kamu, mintalah file presentasi, dan bacalah buku kuliah kamu
  3. KINESTHETIC, coba bayangin materi dosen dan cari referensi, terapin yg bisa diterapin, lbh bagus kalo bisa praktek sendiri.
  4. Kalau kamu termasuk tiga-tiganya, Cool bgt! Perhatiin dosen, baca buku n relate it with ur daily life.
Jangan bolos di awal dan akhir semester, kalau bolos di tengah-tengah aja (saran saya sih sebelum UTS sekali, setelah Uas sekali hehe). WHY? Karena di awal, dosen akan ingat kamu dan biasanya aturan perkuliahan, perkenalan bab, info dll ada disitu. Di akhir biasanya dosen ngasih kisi-kisi untuk ujian. Kalau bisa sih jangan bolos sama sekali.

Sedangkan beberapa tips cara belajar yang baik:

  • Baca materi sebelum kuliah (10-30 menit sudah cukup), lalu setelah kuliah (juga 10-30 menit) . Tanpa membaca terlebih dulu, katanya hanya 50% ucapan dosen terserap. Model ini juga membuat kita mencicil belajar, tidak dipadatkan sehari sebelum kuliah.
  • Pahami karakteristik dosen. Contoh: ada dosen yang lebih menyukai jawaban panjang, tapi ada juga yang lebih suka jawaban yang ringkas tapi tepat. Ada yang membolehkan mahasiswa datang terlambat, tapi ada juga yang sangat anti dsb. Ini juga penting saat mengambil kuliah pilihan, kuliah akan lebih nyaman kalau gaya dosen dan mahasiswa cocok.
  • Jangan lupakan berorganisasi dan bergaul. Kemampuan bersosialisasi, leadership merupakan modal penting saat bekerja nanti. Walaupun IPK 4.0 tapi jika tidak dapat bekerjasama dalam tim akan percuma saja.
Terakhir: nikmati dan manfaatkan masa kuliah yang pendek ini. Kuliah adalah masa yang paling menyenangkan menurut saya. Bebas bereksperimen, berekspresi, masih bisa berbuat kesalahan dengan resiko minimal dan hidup masih ditanggung orang tua. Setelah kuliah, Anda akan dituntut untuk bekerja dan mandiri. Anda juga akan berhadapan dengan lingkungan pekerjaan yang lebih keras daripada kuliah.

Thursday, June 7, 2012

SEJARAH PERJUANGAN HMI



A.  Pengantar Ilmu Sejarah.      
    1.  Pengertian Ilmu Sejarah.
Dari sekian banyak arti dan definisi sejarah, secara umum dapat di artikan sejarah adalah “ Pelajaran dan pengetahuan masa lampau umat manusia mengenai apa yang dikerjakan, dikatakan, dipikirkan oleh manusia masa lampau untuk menjadi cerminan, dan pedoman berupa pelajaran, peringatan, kebenaran  bagi masa kini dan masa dan mendatang untuk mengukuhkan hati manusia “.

2.    Manfaat dan Kegunaan Mempelajari Sejarah.
Adapun manfaat dan kegunaan mempelajari sejarah salah satunya adalah “ Untuk meninjau dan meneliti secara sistematis dengan penuh kritis masa lalu, agar dapat dijadikan cerminan dan pedoman masa kini dan seterusnya agar dapat ditetapkan arah perjuangan masa depan “.

B.   Misi Kelahiran Islam.

       1.    Masyarakat Arab Pra Islam.
Kondisi masyarakat arab  sebelum Islam masuk sangat rusak sekali (Jahiliyah) contohnya :
-          Peradaban yang jahiliyah ( Kabilah kaum Ad yang menyembah binatang, kayu, batu dan manusia).
-          Orang kaya banyak yang mempunyai gundik ratusan orang wanita kesenangan.
-          Banyak anak laki-laki yang mengawini isteri mendiang ayahnya.
-          Banyak wanita apabila disukai maka dikawini dan apabila sudah bosan ditinggalkan.
-          Banyak orang yang senang mabuk-mabukan.
-          Banyak anak bayi wanita yang dikubur hidup-hidup.
-          Dan lain sebagainya.

2.    Periode Kenabian Muhammad SAW.
a.    Fase Mekkah.
 Pada fase kenabian Muhammad SAW di Mekkah selama 13 tahun, banyak peristiwa dan kejadian yang  dialami nabi beserta pengikutnya diantaranya adalah :
-          Islam meletakkan dasar-dasar kepercayaan murni (keyakinan kepada Allah).
-          Menghargai kaum wanita.
-          Melarang masyarakat arab untuk tidak menyembah berhala, berjudi, mabuk-mabukan dan lain sebagainya.

b.   Fase Madinah.
Pada fase kenabian Muhammad SAW di Madinah selama 10 tahun, banyak peristiwa dan kejadian yang dialami nabi beserta pengikutnya diantaranya adalah :
-          Mempersatukan kaum Muhajirin dan Anshor.
-          Membangun masjid Nabawi.
-          Perluasan penyebaran agama Islam.
-          Dan lain sebagainya.

Teknik Persidangan



1. Landasan Pemikiran

Pada dasarnya, keberadaan suatu organisasi lebih disebabkan karena adanya kepentingan oleh sekelompok orang, yang merupakan pengabungan dari beberapa individu, berdasarkan adanya kesamaan tujuan. Dengan adanya persamaan tujuan, maka diterapkan beberapa aturan main guna dijadikan pedoman/aturan main dalam organisasi tersebut. Sehingga pada akhirnya, diharapkan bahwa organisasi tersebut dapat berjalan sesuai dengan aturan main yang telah disepakati bersama.Berdasarkan pemahaman diatas, maka tidaklah mengherankan jikalau kita sering menjumpai aturan-aturan yang bersifat mengikat di berbagai organisasi. Aturan-aturan tersebut merupakan rambu-rambu yang harus ditaati dan dijalankan agar tidak merugikan orang/pelaku yang akan terlibat. Seperti yang telah dikemukakan di atas, maka pada makalah ini, saya akan membatasi  pembicaraaan hanya pada teknik persidangan dan mekanisme persidangan, sesuai apa yang telah diminta panitia kepada saya.  Dalam membicarakan tehnik mekanisme persidangan, tentunya kita perlu pahami dulu apa yang dimaksud persidangan dan bentuk-bentuk persidangan.
Persidangan didefinisikan sebagai pertemuan formal organisasi guna membahas masalah tertentu dalam upaya untuk menghasilkan keputusan yang dijadikan sebagai sebuah Ketetapan. Keputusan dari persidangan ini akan mengikat kepada seluruh elemen organisasi selama belum diadakan perubahan atas ketetapan tersebut. Ketetapan ini sifatnya final sehingga berlaku bagi yang setuju ataupun yang tidak, hadir ataupun tidak hadir ketika persidangan berlangsung Persidangan merupakan suatu kegiatan yang selalu ada dalam setiap organisasi.
Perbedaan pokok antara persidangan dengan forum-forum lain adalah terletak pada out put yang dihasilkan. Kalau dalam diskusi, dialog, rapat, seminar, simposium, lokakarya dll out put yang dihasilkan hanya berupa kesimpulan. Tetapi kalau dalam persidangan out put yang dihasilkan adalah keputusan dan ketetapan yang sifatnya mengikat dan harus dipertanggungjawabkan secara konstitusi atau hukum. Terdiri dari :
ü  Ketetapan suatu persidangan pada dasarnya bersifat sinergis, berlaku baik ke dalam maupun keluar kadang disertai peraturan tambahan.
ü  Keputusan suatu persidangan umumnya bersifat praktis dan hanya berlaku ke dalam saja.
Persidangan pun bisa disebut rapat, namun tidak semua rapat dapat disebut sebagai persidangan.

Debat


1. Definisi Debat
Istilah debat berasal dari bahasa Inggris, yaitu debate. Istilah tersebut identik dengan istilah sawala yang berasal dari bahasa Kawi yang berarti berpegang teguh pada argumen tertentu dalam strategi bertengkar atau beradu pendapat untuk saling mengalahkan atau memenangkan lidah. Jadi, definisi dari debat sendiri adalah suatu cara untuk menyampaikan ide secara logika dalam bentuk argumen disertai bukti–bukti yang mendukung kasus dari masing–masing pihak yang berdebat.
Debat di Indonesia sendiri dibagi menjadi dua aliran, yang pertama adalah aliran konvensional atau aliran yang jarang dipakai, dan yang kedua adalah aliran yang mengikuti standar internasional atau aliran yang yang sekarang sedang digalakkan pemakaiannya di Indonesia. Sistim inilah yang menjadi acuan dalam makalah kami.
Secara umum debat sendiri dapat dilakukan dengan cara berkelompok, yaitu ada dua pihak yang di sini masing–masing memegang peranan sebagai pihak positif dan negatif. Selain itu, mereka mencoba mempertahankan argumen mereka dengan di dukung oleh bukti–bukti serta fakta–fakta yang mendukung kasus mereka, namun terlebih dahulu sebelum mereka melakukan hal tersebut kedua belah pihak harus memberikan suatu parameter yang jelas mengenai kasus (motion) mereka atau memberikan suatu definisi yang menjelaskan kemana arah dari kasus mereka.

Thursday, March 1, 2012

MAHASISWA SEJATI

Mahasiswa
Peralihan status dari ‘siswa’ menjadi ‘mahasiswa’ mengundang sejumlah konsekuensi yang tidak sederhana dan kerapkali gagal disadari oleh banyak mahasiswa. Sukses tidaknya perjalanan ‘kemahasiswaan’ seorang mahasiswa sangat ditentukan kesadaran atas pergeseran status tersebut.
Dunia perguruan tinggi sungguh berbeda dengan dunia sekolah menengah (atas dan pertama). Dunia sekolah menengah adalah periode yang dipenuhi suka cita, egoisme, kegundahan khas remaja, dan cita-cita hidup yang masih didominasi oleh ukuran-ukuran material dan pragmatis. Dunia perguruan tinggi berbeda, seolah membukakan segalanya sambil menjelaskan ‘It’s the real life’. Penuh warna dan pertarungan pembentukan jatidiri yang diukur dengan spirit intelektualisme, karya dan akhirnya pengakuan. Hidup tidaklah sesederhana yang dipikirkan sebelumnya, namun tetap menyimpan misteri potensi keindahan dan sukacita yang lebih luas, berwarna, dan mendalam. Semuanya bermula dari kesadaran historis pembentukan dan perjalanan bangsa serta posisi strategis mahasiswa didalamnya.
Mahasiswa selalu menjadi bagian dari perjalanan sebuah bangsa. Roda sejarah demokrasi selalu menyertakan mahasiswa sebagai pelopor, penggerak, bahkan sebagai pengambil keputusan. Hal tersebut telah terjadi di berbagai negara di dunia, baik di Timur maupun di Barat.

Saturday, December 12, 2009

KebijAKan Kampus YanG BArU = HaBiS Di pErAS, suRat DO pun Datang.. Bagikan

Assalamualaikum, salam sejahtera bagi kita semua

apa kabar semuanya?? baik donk..
saya punya sebuah kisah ney.
alkisah di salah satu fakultas di sebuah universitas telah mengalami pembangunan yang cukup baik, dari selasar yang ada ruang guru besarnya, aula yang memakai walpapper, toilet yang makin bersih dan bagus, AC yang udah ada di tiap kelas-kelas. hebat ya.
menurut seorang nara sumber itu berasal dari mahasiswa yang masuk lewat Seleksi mandiri(saya singkat jadi SM), itulah ternyata salah satu alasanny kenapa jumlah mahasiswa baru di fakultas tersebut mencapai seribu orang, dan proporsi yang masuk lewat SM lebih banyak dibanding lewat Seleksi Nasioanal(SN). makin banyak uang makin bisa membangun, katanya.
dapat dikatakan bahwa mahasiswa SM itu untuk menambah pendapatan kampus.
Mahasiswa baru SM = Sapi Perah.
selanjutnya akan dibuat kebijakan reaksioner yang melihat ada dua jurusan yang mayoritas index prestasi (IP) mahasiswanya nasakom dan dukom,mw tau kebijakannya??
jadi gini ntar kalo semester 2 ipk nya masih dibawah 2 maka mahasiswa tersebut akan dapat surat pemberitahuan kepada orangtuanya, nah kalo semester 4 masih juga di bawah 2 ya dapet surat ancaman DO atau bahkan Surat DO langsung ini berlaku untuk mahasiswa SM maupun SN.
dengan kata lain mari kita buang mahasiswa yang tidak berprestasi.
mmh kalo dipikir kurang adil juga, seharusnya kebijakan ini berlaku buat mahasiswa SN saja, karena mereka lebih banyak di subsidi jadi sangat keterlaluan udah di subsidi tapi ga berprestasi, nah kalo buat mahasiswa SM mah seharusnya ga berlaku kebijakan di atas, karena mereka sudah bayar mahal untuk kuliah di kampus ini. karena kalo mahasiswa SM kan mensubsidi dan bukan di subsidi, jadi sudah menjadi resiko pihak kampus kalau sebagian besar mahasiswa SM kurang berprestasi. jadi jangan menyalahkan mahasiswanya kalau tidak bisa mengejar kuliah yg di berikan. dan jangan sampai mahasiswa SM ini benar-benar menjadi Sapi perah walaupun sebenarya sudah menjadi sapi perah.
ibarat kata Mahasiswa SM tuh suruh bayar mahal kalo ga berprestasi di DO,. jadi bener seperti sapi perahan, eh bukan bahkan kalo dibandingkan lebih baik sapi perahan karena kali sapi perahan setelah di perah dirawat lagi biar mjenghasilkan susu lagi. tapi kalo Mahasiswa SM sudah di peras di buang jauh kalo kebijakan tadi di gunakan, bayangkan lebih ga penting dari sapi perah dong mahasiswa SM yang IP nya di bawah 2.. wuih parah..

ada pendapat lain ga???